User GuidePanduan Pengguna

How to plan a trip that actually flowsCara merencanakan perjalanan yang benar-benar mengalir lancar

Everything the planner's fields do, real example trips to copy, and the specific do's and don'ts that keep a multi-city itinerary logical instead of a zig-zagging mess.Penjelasan lengkap tiap kolom di perencana, contoh perjalanan nyata yang bisa langsung kamu tiru, serta hal-hal yang perlu dan tidak perlu dilakukan agar itinerary multi-kota tetap logis dan tidak zig-zag ke sana kemari.

On this pageDi halaman ini
  1. Quick start (3 stages)Mulai cepat (3 tahap)
  2. Field-by-field guidePanduan tiap kolom
  3. Example scenariosContoh skenario
  4. Multi-city: do's and don'tsMulti-kota: yang perlu dan tidak perlu dilakukan
  5. Tips & tricksTips & trik
  6. FAQTanya jawab
  7. TroubleshootingPemecahan masalah
Quick startMulai cepat
Every trip goes through three stages. You can always click "← Back" from Stage 2 to fix something in Stage 1 without losing your other answers.Setiap perjalanan melewati tiga tahap. Kamu selalu bisa klik "← Kembali" dari Tahap 2 untuk memperbaiki sesuatu di Tahap 1 tanpa kehilangan jawaban lain yang sudah diisi.
1

Trip basicsInfo dasar

Start date, one or more cities (each with its own nights), group size, and budget level. This is the only stage that can hold multiple cities.Tanggal mulai, satu atau lebih kota (masing-masing dengan jumlah malamnya sendiri), jumlah rombongan, dan level anggaran. Ini satu-satunya tahap yang bisa menampung beberapa kota sekaligus.

2

PreferencesPreferensi

Interests, pace, transport, dietary/mobility notes, daily schedule (same every day or custom per day), a starting point per city, and optional must-visit places.Minat, tempo perjalanan, transportasi, catatan pantangan makanan/kebutuhan mobilitas, jadwal harian (sama setiap hari atau kustom per hari), titik keberangkatan untuk tiap kota, dan tempat wajib dikunjungi (opsional).

3

Your itineraryItinerarimu

A full day-by-day plan. Use Refine to tweak specific days, or export as PDF, plain text, or a WhatsApp message.Rencana lengkap hari demi hari. Gunakan fitur Refine untuk menyesuaikan hari tertentu, atau ekspor sebagai PDF, teks biasa, atau pesan WhatsApp.

Field-by-field guidePanduan tiap kolom
What each field actually controls, and where the hard limits are.Fungsi sebenarnya dari tiap kolom, dan batas-batas ketatnya.

Stage 1 — Trip basicsTahap 1 — Info dasar

Start dateTanggal mulai
The date your trip begins. Optional, but worth filling in: every day heading then shows its real date (for example DAY 1 · Thu, 22 Oct 2026), the AI gets a calendar anchor for opening hours and seasonal notes, and the itinerary ends with a 🧳 What to pack card based on the actual weather for your dates (see Tips). Without a start date, you get neither the dates nor the packing card.Tanggal perjalananmu dimulai. Sifatnya opsional, tapi sangat disarankan: setiap judul hari akan menampilkan tanggal sebenarnya (misalnya DAY 1 · Kam, 22 Okt 2026), AI mendapat patokan kalender untuk jam operasional dan catatan musiman, dan itinerary diakhiri kartu 🧳 Yang perlu dibawa berdasarkan cuaca nyata untuk tanggalmu (lihat Tips). Tanpa tanggal mulai, kamu tidak mendapat tanggal di judul hari maupun kartu bawaan.
CitiesKota
One row per city: a destination (max 100 characters) and a nights count (1–14 per city). Click + Add another city to turn a single-city trip into a multi-city one. The ✕ remove button appears once you have 2+ cities — removing a city never affects any other city's data.Satu baris untuk tiap kota: destinasi (maksimal 100 karakter) dan jumlah malam (1–14 per kota). Klik + Tambah kota lain untuk mengubah perjalanan satu kota menjadi multi-kota. Tombol hapus ✕ muncul begitu kamu punya 2 kota atau lebih — menghapus satu kota tidak pernah memengaruhi data kota lainnya.
Adults / ChildrenDewasa / Anak-anak
Group size — affects restaurant/activity sizing and pacing suggestions.Jumlah rombongan — memengaruhi ukuran rekomendasi restoran/aktivitas dan saran tempo perjalanan.
Budget levelLevel anggaran
Budget (hostels/street food), Mid-range (3-star/casual dining), or Luxury (5-star/fine dining). This applies to the whole trip, not per city — see the multi-city section below.Hemat (hostel/makanan kaki lima), Menengah (hotel bintang 3/restoran kasual), atau Mewah (hotel bintang 5/fine dining). Berlaku untuk seluruh perjalanan, bukan per kota — lihat bagian multi-kota di bawah.

Stage 2 — PreferencesTahap 2 — Preferensi

InterestsMinat
Pick as many tags as apply — Food, History, Nature, Shopping, Nightlife, Photography, Wellness, Adventure, Family, Wine, Music, Religious Sites.Pilih sebanyak yang sesuai — Kuliner, Sejarah & Budaya, Alam & Outdoor, Belanja, Seni & Hiburan Malam, Fotografi, Wellness & Spa, Petualangan, Ramah Keluarga, Wine & Minuman, Musik & Festival, Situs Religi.
Travel paceTempo perjalanan
Packed (see everything), Balanced (mix), or Relaxed (fewer stops, more time at each).Padat (lihat semuanya), Seimbang (campuran), atau Santai (lebih sedikit tempat, lebih lama di tiap tempat).
TransportTransportasi
Walking, Transit, Taxi/Grab, Rental, Cycling. Pick Walking and a "max comfortable distance" reveal appears — the AI treats that as a hard limit between stops, not a suggestion.Jalan kaki, Transportasi umum, Taksi/Grab, Sewa mobil, Bersepeda. Pilih Jalan kaki dan opsi "jarak jalan kaki maksimal yang nyaman" akan muncul — AI memperlakukan angka ini sebagai batas ketat antar-tempat, bukan sekadar saran.
Daily scheduleJadwal harian
Same every day: one start/wrap-up time for the whole trip. Different per day: a separate time slider per day, numbered continuously across the whole trip (city boundaries don't reset the count — see multi-city section). Each slider enforces a 2-hour minimum window.Sama setiap hari: satu jam mulai/selesai untuk seluruh perjalanan. Berbeda tiap hari: penggeser waktu terpisah untuk tiap hari, dengan penomoran yang berjalan terus sepanjang perjalanan (batas kota tidak me-reset hitungan — lihat bagian multi-kota). Setiap penggeser mewajibkan rentang minimal 2 jam.
Starting pointTitik keberangkatan
Optional, per city. Leave blank and the AI picks a sensible central area for that city's first day. Type a hotel name for a soft hint, or paste a Google Maps share link for exact GPS-anchored routing (see Tips). The AI does not measure distances, so it describes rides from your hotel as short or long instead of quoting made-up kilometres.Opsional, per kota. Biarkan kosong dan AI akan memilih area pusat yang masuk akal untuk hari pertama di kota tersebut. Ketik nama hotel sebagai petunjuk ringan, atau tempel link berbagi Google Maps untuk rute yang benar-benar berpatokan pada koordinat GPS (lihat bagian Tips). AI tidak bisa mengukur jarak, jadi ia menggambarkan perjalanan dari hotelmu sebagai dekat atau jauh, bukan menyebut angka kilometer karangan.
Food restrictionsPantangan makanan
Free text — for example halal, vegetarian, vegan, kosher or allergies. Every food and drink stop respects it and ends with a 🍽 label: very likely, likely, please verify or not sure, please verify. These labels are the AI's own estimate, not a certification — always confirm with the venue. Each meal stop also has a 🔎 Verify on Google Maps link so you can check that the place exists and read its reviews before you go.Teks bebas — misalnya halal, vegetarian, vegan, kosher, atau alergi. Setiap tempat makan dan minum mengikutinya dan diakhiri label 🍽: sangat mungkin, kemungkinan, mohon verifikasi, atau belum yakin, mohon verifikasi. Label ini hanyalah perkiraan AI, bukan sertifikasi — selalu konfirmasi ke tempatnya. Setiap tempat makan juga punya tautan 🔎 Cek di Google Maps agar kamu bisa memastikan tempat itu ada dan membaca ulasannya sebelum berangkat.
Must-visit placesTempat wajib dikunjungi
Optional. For each place you definitely want in the trip, paste its Google Maps link (a long address-bar link or a short Share link both work). The name fills in automatically and you can edit it. Choose a part of the day (Morning, Afternoon, Evening or Any time) and, if you like, a day (Any day or a specific Day). Up to 5 places per day. Places without a day go to the day whose other places are nearest, then the rest of every day is built around them, in a sensible geographic order. They are always included and marked ★ Your pick. If a pin is far from your hotel (about 150 km or more) you will see a "is this the right link?" warning, but it is still included. In multi-city trips, day numbers count across the whole trip.Opsional. Untuk setiap tempat yang pasti ingin kamu masukkan, tempel link Google Maps-nya (link panjang dari address bar maupun link Bagikan yang pendek, keduanya bisa). Nama terisi otomatis dan bisa kamu ubah. Pilih waktu (Pagi, Siang, Malam, atau Kapan saja) dan, jika mau, hari (Hari bebas atau hari tertentu). Maksimal 5 tempat per hari. Tempat tanpa hari akan dimasukkan ke hari yang tempat-tempat lainnya paling dekat, lalu sisa tiap hari disusun di sekitarnya dengan urutan geografis yang masuk akal. Tempat itu selalu dimasukkan dan ditandai ★ Pilihanmu. Jika sebuah pin jauh dari hotelmu (sekitar 150 km atau lebih) akan muncul peringatan "apakah linknya benar?", tetapi tempat itu tetap dimasukkan. Pada perjalanan multi-kota, nomor hari dihitung sepanjang seluruh perjalanan.
Example scenariosContoh skenario
Real input combinations for common trip types — copy the settings, swap in your own destination.Kombinasi isian nyata untuk jenis perjalanan yang umum — tinggal tiru pengaturannya, ganti destinasinya dengan tujuanmu sendiri.
Single citySatu kota

Solo weekend escape, budget-consciousLiburan akhir pekan sendirian, hemat anggaran

A relaxed 3-night reset trip with no fixed hotel booked yet.Perjalanan santai 3 malam untuk melepas penat, hotel belum dipesan.
Cities:Kota: Bali, Indonesia — 3 nights
Budget:Anggaran: BudgetHemat · Pace:Tempo: RelaxedSantai
Interests:Minat: Nature & Outdoors, Wellness & SpasAlam & Outdoor, Wellness & Spa
Transport:Transportasi: Walking (under 20 min) + Taxi/GrabJalan kaki (di bawah 20 menit) + Taksi/Grab
Starting point:Titik keberangkatan: left blankdibiarkan kosong
Why this works:Kenapa ini berhasil: leaving the starting point blank is fine here because there's no fixed hotel to anchor Day 1 to yet — the AI will pick a well-connected area and you can paste your actual hotel's Maps link later once it's booked, then regenerate or refine.membiarkan titik keberangkatan kosong tidak masalah di sini karena belum ada hotel tetap untuk menjadi patokan Hari 1 — AI akan memilih area yang aksesnya bagus, dan kamu bisa tempel link Maps hotel sungguhan nanti setelah dipesan, lalu generate ulang atau gunakan Refine.
Single citySatu kota

Family trip with kids, hotel already bookedPerjalanan keluarga dengan anak, hotel sudah dipesan

A 5-night mid-range trip where routing precision matters because you're not moving hotels.Perjalanan 5 malam kelas menengah di mana ketepatan rute penting karena tidak berpindah hotel.
Cities:Kota: Singapore — 5 nights
Adults:Dewasa: 2 · Children:Anak-anak: 2 kids aged 6 & 92 anak usia 6 & 9 tahun
Budget:Anggaran: Mid-rangeMenengah · Pace:Tempo: BalancedSeimbang
Interests:Minat: Family-friendly, Food & CuisineRamah Keluarga, Kuliner
Starting point:Titik keberangkatan: hotel name + pasted Google Maps link (GPS resolved)nama hotel + link Google Maps yang ditempel (koordinat GPS terdeteksi)
Why this works:Kenapa ini berhasil: because the hotel is fixed for the whole stay, pasting the Maps link gets you exact GPS-anchored Day 1 routing instead of a best-guess area — worth the extra 10 seconds whenever you already know where you're sleeping.karena hotelnya tetap untuk seluruh masa menginap, menempel link Maps memberimu rute Hari 1 yang benar-benar berpatokan GPS, bukan sekadar tebakan area — sepadan dengan 10 detik ekstra kapan pun kamu sudah tahu di mana akan menginap.
Multi-cityMulti-kota

The classic route: Japan in one tripRute klasik: Jepang dalam satu perjalanan

Three cities, ordered along one direction of travel — no backtracking.Tiga kota, diurutkan searah perjalanan — tanpa bolak-balik.
Cities:Kota: Tokyo, Japan — 3 nights → Kyoto, Japan — 2 nights → Osaka, Japan — 2 nights (7 nights total)
Budget:Anggaran: Mid-rangeMenengah · Pace:Tempo: BalancedSeimbang
Starting point in Tokyo:Titik keberangkatan di Tokyo: your Tokyo hotel + Maps linkhotel Tokyo-mu + link Maps
Starting point in Kyoto:Titik keberangkatan di Kyoto: left blankdibiarkan kosong
Starting point in Osaka:Titik keberangkatan di Osaka: your Osaka hotel + Maps linkhotel Osaka-mu + link Maps
Why this works:Kenapa ini berhasil: Tokyo → Kyoto → Osaka is a single westbound line — this is the actual bullet-train route, so there's zero backtracking. Day 4 (Kyoto's first day) is automatically treated as an arrival/transition day: the AI builds that morning around the realistic Shinkansen transfer instead of expecting you to hit a museum at 8am. Kyoto's starting point was left blank deliberately since it's a short, walkable stay where any central area works.Tokyo → Kyoto → Osaka adalah satu garis lurus ke arah barat — inilah rute kereta cepat (Shinkansen) yang sebenarnya, jadi tidak ada bolak-balik sama sekali. Hari 4 (hari pertama di Kyoto) otomatis diperlakukan sebagai hari kedatangan/transisi: AI menyusun pagi hari itu di sekitar waktu perjalanan Shinkansen yang realistis, bukan mengharapkanmu sudah di museum jam 8 pagi. Titik keberangkatan Kyoto sengaja dibiarkan kosong karena masa tinggalnya singkat dan bisa dijelajahi jalan kaki, jadi area pusat mana pun cocok.
Multi-cityMulti-kota

Budget backpacking loopRute backpacking hemat

Longer multi-city trip, tight budget, packed pace — shows the total-nights cap in practice.Perjalanan multi-kota yang lebih panjang, anggaran ketat, tempo padat — menunjukkan cara kerja batas total malam.
Cities:Kota: Bangkok, Thailand — 4 nights → Chiang Mai, Thailand — 4 nights → Phuket, Thailand — 5 nights (13 nights total, well under the 14-night cap)
Budget:Anggaran: BudgetHemat · Pace:Tempo: PackedPadat
Transport:Transportasi: Transit + WalkingTransportasi umum + Jalan kaki
Starting points:Titik keberangkatan: all left blank (hostel-hopping, no fixed bookings yet)semua dibiarkan kosong (berpindah-pindah hostel, belum ada pemesanan tetap)
Why this works:Kenapa ini berhasil: Bangkok is the natural hub — flying north to Chiang Mai then back south to Phuket (rather than trying to loop overland) mirrors how domestic flights actually connect in Thailand, so each transition day gets realistic flight-based logistics instead of an impossible overland dash.Bangkok adalah hub alami — terbang ke utara menuju Chiang Mai lalu kembali ke selatan menuju Phuket (alih-alih mencoba memutar lewat darat) mencerminkan bagaimana penerbangan domestik di Thailand sebenarnya terhubung, sehingga tiap hari transisi mendapat logistik berbasis penerbangan yang realistis, bukan perjalanan darat yang mustahil.
Single citySatu kota

Business trip needing exact routingPerjalanan bisnis yang butuh rute presisi

A short, precise trip anchored to a specific conference hotel.Perjalanan singkat dan presisi, berpatokan pada hotel konferensi tertentu.
Cities:Kota: Dubai, UAE — 2 nights
Budget:Anggaran: LuxuryMewah · Pace:Tempo: RelaxedSantai
Interests:Minat: Shopping, PhotographyBelanja, Fotografi
Starting point:Titik keberangkatan: conference hotel name + pasted Google Maps linknama hotel konferensi + link Google Maps yang ditempel
Why this works:Kenapa ini berhasil: with only 2 nights and a single fixed hotel, GPS precision matters most here — the pasted Maps link means the AI's very first recommendation is genuinely the closest worthwhile thing to your exact hotel, not just "somewhere in Dubai."dengan hanya 2 malam dan satu hotel tetap, presisi GPS paling penting di sini — link Maps yang ditempel membuat rekomendasi pertama AI benar-benar tempat terdekat yang layak dari hotelmu, bukan sekadar "suatu tempat di Dubai."
Multi-city + custom scheduleMulti-kota + jadwal kustom

Late arrival, early departure, combined with multi-cityKedatangan larut, keberangkatan pagi, dipadukan dengan multi-kota

Shows per-day schedule and multi-city working together — the two features are independent and stack cleanly.Menunjukkan jadwal per hari dan multi-kota bekerja bersamaan — dua fitur ini independen dan bisa digabungkan dengan mulus.
Cities:Kota: Paris, France — 3 nights → Rome, Italy — 3 nights (6 nights total)
Daily schedule:Jadwal harian: Different per day — Day 1: 1:00 PM–11:00 PM (afternoon flight arrival) · Days 2-3: 8:00 AM–10:00 PM (normal) · Day 4: 9:00 AM–9:00 PM (Rome arrival, transition day) · Days 5-6: 8:00 AM–11:00 PM (normal, later nights for Roman dinners)Berbeda tiap hari — Hari 1: 13.00–23.00 (kedatangan penerbangan sore) · Hari 2-3: 08.00–22.00 (normal) · Hari 4: 09.00–21.00 (kedatangan di Roma, hari transisi) · Hari 5-6: 08.00–23.00 (normal, malam lebih larut untuk makan malam ala Roma)
Starting point in Paris:Titik keberangkatan di Paris: hotel + Maps linkhotel + link Maps · Starting point in Rome:Titik keberangkatan di Roma: left blankdibiarkan kosong
Why this works:Kenapa ini berhasil: day numbers run continuously across the whole trip, so "Day 4" is Rome's very first day even though it's only Rome's day 1 — that's also what you'd type into the Refine box later (e.g. "push Day 4's first activity later, my train doesn't arrive until 11am"). Combining a transition-day-aware schedule with a transition-day-aware city breakdown gives the AI both pieces of context at once.nomor hari berjalan terus sepanjang perjalanan, jadi "Hari 4" adalah hari pertama di Roma meskipun itu baru hari ke-1 versi Roma — angka inilah yang nanti kamu ketik di kotak Refine (misalnya "majukan aktivitas pertama Hari 4, kereta saya baru tiba jam 11 pagi"). Menggabungkan jadwal yang sadar hari transisi dengan rincian kota yang juga sadar hari transisi memberi AI kedua konteks itu sekaligus.
Single city + start dateSatu kota + tanggal mulai

Winter city break with dates and packing adviceLiburan musim dingin dengan tanggal dan saran barang bawaan

A 3-night trip to a snowy city, planned well ahead.Perjalanan 3 malam ke kota bersalju, direncanakan jauh-jauh hari.
Start date:Tanggal mulai: 30 December30 Desember
Cities:Kota: Sapporo, Japan — 3 nights
Budget:Anggaran: Mid-rangeMenengah
Interests:Minat: Food & Cuisine, Nature & OutdoorsKuliner, Alam & Outdoor
Transport:Transportasi: Transit + Walking (under 20 min)Transportasi umum + Jalan kaki (di bawah 20 menit)
Why this works:Kenapa ini berhasil: with a start date, every day heading shows its real date (DAY 1 · Wed, 30 Dec 2026 and so on) and the itinerary ends with a 🧳 What to pack card built from the typical weather for those dates — here, sub-zero temperatures and snow, so expect items like a thick insulated jacket, thermal layers, waterproof boots with good grip, and gloves. A trip this far ahead uses the average of the last three years and says so; closer to departure, generate again to get the real forecast.dengan tanggal mulai, setiap judul hari menampilkan tanggal sebenarnya (DAY 1 · Rab, 30 Des 2026 dan seterusnya) dan itinerary diakhiri kartu 🧳 Yang perlu dibawa yang disusun dari cuaca khas pada tanggal itu — di sini suhu di bawah nol dan salju, jadi harapkan barang seperti jaket tebal berinsulasi, pakaian termal, sepatu bot tahan air dengan cengkeraman baik, dan sarung tangan. Perjalanan sejauh ini memakai rata-rata tiga tahun terakhir dan menyebutkannya; mendekati keberangkatan, generate ulang untuk mendapat prakiraan cuaca nyata.
Single city + food restrictionsSatu kota + pantangan makanan

Halal-friendly trip with a hotel pinPerjalanan ramah halal dengan pin hotel

A 2-night city break where every meal needs to fit a dietary rule.Liburan kota 2 malam di mana setiap makan harus sesuai aturan makanan.
Cities:Kota: Barcelona, Spain — 2 nights
Budget:Anggaran: Mid-rangeMenengah
Food restrictions:Pantangan makanan: halalhalal
Starting point:Titik keberangkatan: your hotel's name, plus its Google Maps share linknama hotelmu, plus link berbagi Google Maps-nya
Why this works:Kenapa ini berhasil: every food stop ends with a 🍽 label (very likely / likely, please verify / not sure, please verify), so you can see at a glance which places the AI is confident about. The labels are an estimate, not a certification — tap 🔎 Verify on Google Maps on each meal stop to check the place exists and is open, and confirm with the venue. The hotel link pins Day 1 to the right district instead of a guess.setiap tempat makan diakhiri label 🍽 (sangat mungkin / kemungkinan, mohon verifikasi / belum yakin, mohon verifikasi), sehingga kamu langsung tahu tempat mana yang diyakini AI. Label ini hanya perkiraan, bukan sertifikasi — ketuk 🔎 Cek di Google Maps pada setiap tempat makan untuk memastikan tempatnya ada dan buka, lalu konfirmasi ke tempatnya. Link hotel mengunci Hari 1 ke distrik yang benar, bukan tebakan.
Single city + must-visit placesSatu kota + tempat wajib

First visit with must-see placesKunjungan pertama dengan tempat wajib dilihat

A 2-night trip where three places are non-negotiable.Perjalanan 2 malam di mana tiga tempat tidak boleh dilewatkan.
Cities:Kota: Kuala Lumpur, Malaysia — 2 nights
Starting point:Titik keberangkatan: your hotel's name, plus its Google Maps share linknama hotelmu, plus link berbagi Google Maps-nya
Must-visit places:Tempat wajib: Batu Caves — Morning, Day 2 · Petronas Twin Towers — Evening, Any day · Central Market — Afternoon, Any dayBatu Caves — Pagi, Hari 2 · Menara Kembar Petronas — Malam, Hari bebas · Pasar Seni — Siang, Hari bebas
Why this works:Kenapa ini berhasil: each place is pasted as a Google Maps link, so the AI gets exact locations. Batu Caves is pinned to Day 2 morning, so the AI plans Day 2 around that long trip out of the city. Petronas and Central Market have no fixed day, so they are placed on the day where they fit best by distance, and the rest of each day is built around them in a sensible order. They are marked ★ Your pick. Pin at most a few places per day, since each one needs time.setiap tempat ditempel sebagai link Google Maps, sehingga AI mendapat lokasi yang tepat. Batu Caves disematkan ke Hari 2 pagi, jadi AI menyusun Hari 2 di sekitar perjalanan jauh keluar kota itu. Petronas dan Pasar Seni tidak punya hari tetap, jadi ditempatkan di hari yang paling cocok berdasarkan jarak, dan sisa tiap hari disusun di sekitarnya dengan urutan yang masuk akal. Semuanya ditandai ★ Pilihanmu. Sematkan paling banyak beberapa tempat per hari, karena tiap tempat butuh waktu.
Multi-city: do's and don'tsMulti-kota: yang perlu dan tidak perlu dilakukan
The single biggest lever for a multi-city itinerary that actually flows is city order — everything else is secondary.Faktor tunggal paling berpengaruh agar itinerary multi-kota benar-benar mengalir lancar adalah urutan kota — semua faktor lain sifatnya sekunder.

DoLakukan

  • Order cities along one real, travelable route — the sequence you'd actually fly or take a train through, in one direction.Urutkan kota mengikuti satu rute perjalanan yang nyata — urutan yang benar-benar kamu tempuh lewat pesawat atau kereta, dalam satu arah.
  • Give each city at least 2 nights if you want to explore it properly. 1-night legs are fine for a deliberate quick stopover, but expect a tightly packed single day, not a relaxed one.Beri tiap kota minimal 2 malam jika ingin menjelajahinya dengan layak. Singgah 1 malam boleh saja jika memang disengaja sebagai transit cepat, tapi harus siap dengan satu hari yang padat, bukan santai.
  • Fill in a starting point (ideally a resolved Google Maps link) for any city where your hotel is already booked.Isi titik keberangkatan (idealnya link Google Maps yang sudah terdeteksi) untuk kota mana pun yang hotelnya sudah dipesan.
  • Leave the starting point blank for cities you're flexible on — the AI will choose a well-connected area.Biarkan titik keberangkatan kosong untuk kota yang masih fleksibel — AI akan memilih area dengan akses yang bagus.
  • Switch to "Different per day" schedule mode whenever an arrival or departure day genuinely needs different hours than the rest of the trip.Beralih ke mode jadwal "Berbeda tiap hari" kapan pun hari kedatangan atau keberangkatan benar-benar butuh jam yang berbeda dari hari-hari lainnya.
  • Keep an eye on the running total of nights across all cities — the cap is 14. Long trips should be split into two separate itineraries.Perhatikan total malam yang terus bertambah di semua kota — batasnya 14 malam. Perjalanan panjang sebaiknya dipecah menjadi dua itinerary terpisah.
  • Use Refine for small, targeted tweaks after generating ("swap Day 4's lunch spot") rather than regenerating the whole trip from scratch.Gunakan Refine untuk penyesuaian kecil dan terarah setelah itinerary dibuat ("ganti tempat makan siang Hari 4") daripada generate ulang seluruh perjalanan dari awal.

Don'tHindari

  • Zig-zag geographically — e.g. Tokyo → Osaka → Kyoto → Tokyo. Every backtrack burns real travel time the itinerary can't get back for you.Zig-zag secara geografis — misalnya Tokyo → Osaka → Kyoto → Tokyo. Setiap kali bolak-balik, waktu tempuh nyata terbuang dan itinerary tidak bisa mengembalikannya untukmu.
  • Assume you can set a different budget tier per city — Budget/Mid-range/Luxury applies to the whole trip, not per leg. If you genuinely want hostel-budget in one city and luxury in another, plan those as two separate itineraries.Mengira kamu bisa mengatur level anggaran berbeda per kota — Hemat/Menengah/Mewah berlaku untuk seluruh perjalanan, bukan per etape. Jika kamu benar-benar ingin anggaran hostel di satu kota dan mewah di kota lain, rencanakan sebagai dua itinerary terpisah.
  • Give every city just 1 night if you actually want to see much of it — that's a whistle-stop pace by definition, not a bug.Memberi tiap kota hanya 1 malam jika sebenarnya ingin menjelajahinya lebih jauh — itu memang tempo super cepat sesuai definisinya, bukan kesalahan sistem.
  • Forget that removing a city is permanent for that city's own data — other cities' starting points are never affected, but the removed one is gone.Lupa bahwa menghapus kota bersifat permanen untuk data kota itu sendiri — titik keberangkatan kota lain tidak akan terpengaruh, tapi data kota yang dihapus akan hilang.
  • Expect the same daily schedule to make sense for a red-eye arrival city and a normal one — that's exactly what "Different per day" is for.Berharap jadwal harian yang sama masuk akal untuk kota dengan kedatangan tengah malam dan kota normal — itulah gunanya mode "Berbeda tiap hari".
  • Try to exceed 14 total nights across all legs in one itinerary — it will be rejected with a clear message; split the trip instead.Mencoba melebihi total 14 malam di seluruh etape dalam satu itinerary — akan ditolak dengan pesan yang jelas; pecah perjalanan menjadi beberapa itinerary sebagai gantinya.
Tips & tricksTips & trik
📍
Paste a Maps link, don't just type a hotel name.Tempel link Maps, jangan cuma ketik nama hotel.

Typing "my hotel in Shinjuku" gives the AI a soft hint it might mis-locate. Pasting the actual Google Maps share link resolves exact GPS coordinates, and Day 1 (or that city's first day) gets anchored precisely to it.Mengetik "hotel saya di Shinjuku" hanya memberi AI petunjuk ringan yang bisa saja salah lokasi. Menempel link berbagi Google Maps yang asli menghasilkan koordinat GPS yang pasti, dan Hari 1 (atau hari pertama di kota tersebut) akan berpatokan tepat padanya.

🚶
Set your walking limit generously if unsure.Atur batas jalan kaki dengan longgar jika ragu.

Once Walking is selected, whatever distance you pick becomes a hard limit the AI won't exceed between stops — pick "No limit" if you're not sure rather than accidentally boxing the plan in.Setelah Jalan kaki dipilih, jarak apa pun yang kamu tentukan menjadi batas ketat yang tidak akan dilewati AI antar-tempat — pilih "Tidak terbatas" jika ragu, daripada tanpa sadar membatasi rencana terlalu ketat.

✏️
Refine is cheaper than regenerating.Refine lebih hemat daripada generate ulang.

"Add a cooking class on Day 2" or "make Day 5 more relaxed" preserves every other day exactly as-is. Regenerating from scratch risks losing details you liked."Tambahkan kelas memasak di Hari 2" atau "buat Hari 5 lebih santai" mempertahankan semua hari lain persis apa adanya. Generate ulang dari awal berisiko menghilangkan detail yang sudah kamu sukai.

🔢
Day numbers span the whole trip, not per city.Nomor hari berjalan sepanjang perjalanan, bukan per kota.

In a Tokyo (3N) → Kyoto (2N) trip, Kyoto's first day is "Day 4" — that's the number to use both when reading the itinerary and when typing into Refine.Dalam perjalanan Tokyo (3 malam) → Kyoto (2 malam), hari pertama di Kyoto adalah "Hari 4" — itulah angka yang dipakai baik saat membaca itinerary maupun saat mengetik di kotak Refine.

🎯
Fewer, sharper interests beat a long list.Minat yang sedikit tapi tajam lebih baik daripada daftar panjang.

3–5 well-chosen interest tags produce a more curated, focused itinerary than selecting everything available.3–5 tag minat yang dipilih dengan cermat menghasilkan itinerary yang lebih terkurasi dan fokus dibanding memilih semua yang tersedia.

💾
Export before heavy refining.Ekspor sebelum melakukan banyak penyesuaian.

Copy, Save PDF, or share to WhatsApp capture the itinerary as it looks right now — handy to keep a version you're happy with before pushing further changes.Salin, Simpan PDF, atau bagikan ke WhatsApp untuk mengabadikan itinerary seperti tampilannya saat ini — berguna untuk menyimpan versi yang sudah kamu sukai sebelum melakukan perubahan lebih lanjut.

🌐
The EN/ID toggle changes the whole itinerary's language,Tombol EN/ID mengubah bahasa seluruh itinerary,

not just the interface — useful if you're planning in Bahasa Indonesia for a local audience.bukan cuma antarmukanya — berguna kalau kamu merencanakan perjalanan dalam Bahasa Indonesia untuk audiens lokal.

📅
Add a start date — it unlocks dates and packing advice.Isi tanggal mulai — ini membuka tanggal dan saran barang bawaan.

With a start date, every day heading shows its date and the itinerary ends with a 🧳 What to pack card. For a trip starting within about two weeks it uses the real weather forecast; further out it uses the typical weather for those dates (the average of the last three years) and says so. In a multi-city trip each city gets its own weather. Check the forecast again a few days before you fly.Dengan tanggal mulai, setiap judul hari menampilkan tanggalnya dan itinerary diakhiri kartu 🧳 Yang perlu dibawa. Untuk perjalanan yang dimulai dalam sekitar dua minggu, kartu memakai prakiraan cuaca nyata; untuk yang lebih jauh, kartu memakai cuaca khas pada tanggal itu (rata-rata tiga tahun terakhir) dan menyebutkannya. Pada perjalanan multi-kota, tiap kota punya cuacanya sendiri. Cek prakiraan lagi beberapa hari sebelum berangkat.

⭐
Use Must-visit places for the things you can't miss.Pakai Tempat wajib dikunjungi untuk hal yang tidak boleh terlewat.

Paste the Google Maps link of each place, pick Morning, Afternoon or Evening (and a day if it matters) and the AI plans everything else around them, so a pin on the far side of town does not wreck the route. Keep to a few per day — you can pin up to 5, but each one needs time.Tempel link Google Maps tiap tempat, pilih Pagi, Siang, atau Malam (dan harinya jika penting), lalu AI menyusun sisanya di sekitar tempat itu, sehingga pin di sisi lain kota tidak merusak rute. Cukup beberapa per hari — kamu bisa menyematkan sampai 5, tetapi tiap tempat butuh waktu.

🔎
Treat food labels as a starting point and use the Verify link.Anggap label makanan sebagai titik awal dan pakai tautan Cek.

The 🍽 labels are the AI's estimate. Tap Verify on Google Maps on a meal stop to confirm the venue exists, is open and fits your restriction, and check with the venue itself if it matters (allergies especially).Label 🍽 adalah perkiraan AI. Ketuk Cek di Google Maps pada tempat makan untuk memastikan tempatnya ada, buka, dan sesuai pantanganmu, lalu tanyakan langsung ke tempatnya bila penting (terutama untuk alergi).

FAQ
What counts against my monthly quota?Apa saja yang mengurangi kuota bulananku?▼
Every generate and every refine counts as one request. Building an itinerary and refining it 3 times uses 4 of your monthly requests, regardless of how many cities or nights the trip covers.Setiap generate dan setiap refine dihitung sebagai satu permintaan. Membuat satu itinerary lalu me-refine-nya 3 kali menghabiskan 4 permintaan bulananmu, berapa pun jumlah kota atau malam yang dicakup perjalanan itu.
What's the difference between the plans?Apa bedanya masing-masing paket?▼
Wanderer (free): 2 requests/month. Explorer ($6/mo): 30 requests/month. Nomad ($14/mo): 100 requests/month. See the pricing page for full details.Wanderer (gratis): 2 permintaan/bulan. Explorer ($6/bln): 30 permintaan/bulan. Nomad ($14/bln): 100 permintaan/bulan. Lihat halaman harga untuk detail lengkapnya.
Why did it say the AI couldn't pinpoint my starting point?Kenapa muncul pesan AI tidak bisa menentukan titik keberangkatanku?▼
You typed a starting point (like a hotel name) but the AI wasn't confident it identified the right location, so it flagged it rather than guessing silently. Paste the hotel's Google Maps share link instead — that resolves exact coordinates and removes the ambiguity entirely.Kamu mengetik titik keberangkatan (seperti nama hotel), tapi AI tidak cukup yakin telah mengidentifikasi lokasi yang benar, sehingga ia menandainya alih-alih menebak diam-diam. Tempel link berbagi Google Maps hotel tersebut sebagai gantinya — itu akan menentukan koordinat yang pasti dan menghilangkan ketidakjelasan sepenuhnya.
Can I plan a trip longer than 14 nights?Bisakah aku merencanakan perjalanan lebih dari 14 malam?▼
Not in a single itinerary — that's the current cap across all cities combined. It's set where it is so every trip reliably comes back complete (every day fully planned) within a reasonable wait. Split a longer trip into two separate itineraries instead (e.g. the first half of your route, then the second).Tidak dalam satu itinerary — itu batas saat ini untuk gabungan semua kota. Batas ini dipasang agar setiap perjalanan selalu selesai lengkap (semua hari terencana penuh) dalam waktu tunggu yang wajar. Pecah perjalanan yang lebih panjang menjadi dua itinerary terpisah (misalnya separuh pertama rutemu, lalu separuh berikutnya).
How long does it take to generate my itinerary?Berapa lama proses pembuatan itinerariku?▼
Most trips finish in about a minute to a minute and a half. Longer trips, especially multi-city ones close to the 14-night cap, can take two minutes or more — the AI sometimes needs a couple of extra passes to make sure every single day gets fully written out rather than cut short. Keep the tab open until it finishes; don't refresh or click Build again.Sebagian besar perjalanan selesai dalam sekitar satu sampai satu setengah menit. Perjalanan yang lebih panjang, terutama multi-kota yang mendekati batas 14 malam, bisa memakan waktu dua menit atau lebih — AI kadang butuh beberapa tahap tambahan agar setiap hari benar-benar ditulis lengkap, bukan terpotong. Biarkan tab tetap terbuka sampai selesai; jangan refresh atau klik Buat lagi.
Can I set a different budget level per city?Bisakah aku mengatur level anggaran berbeda per kota?▼
Not currently — Budget/Mid-range/Luxury applies to the whole itinerary. If you want genuinely different budget levels for different cities, plan them as separate itineraries.Belum bisa saat ini — Hemat/Menengah/Mewah berlaku untuk seluruh itinerary. Jika kamu benar-benar ingin level anggaran berbeda untuk kota yang berbeda, rencanakan sebagai itinerary terpisah.
Can I change my cities after generating a result?Bisakah aku mengubah kota setelah hasil dibuat?▼
Click "✦ New trip" to start over completely. If you haven't generated yet, "← Back" from Stage 2 returns to Stage 1 with all your cities and their nights preserved — you can add, remove, or edit them freely before continuing.Klik "✦ Perjalanan baru" untuk memulai ulang sepenuhnya. Jika belum melakukan generate, "← Kembali" dari Tahap 2 akan mengembalikanmu ke Tahap 1 dengan semua kota dan jumlah malamnya tetap tersimpan — kamu bisa menambah, menghapus, atau mengedit bebas sebelum melanjutkan.
Is the halal / vegan / vegetarian label a certification?Apakah label halal / vegan / vegetarian itu sertifikasi?▼
No. The 🍽 label after a food stop is the AI's own estimate of how likely the venue is to suit your restriction. It is never a certification or a guarantee. Use Verify on Google Maps to look the place up, and confirm with the venue before you go — especially for allergies. If a label says "very likely", that only means the AI is fairly sure; "likely, please verify" and "not sure" mean you should check first.Tidak. Label 🍽 setelah tempat makan adalah perkiraan AI sendiri tentang seberapa mungkin tempat itu sesuai pantanganmu. Label ini bukan sertifikasi maupun jaminan. Pakai Cek di Google Maps untuk mencari tempat itu, dan konfirmasi ke tempatnya sebelum berangkat — terutama untuk alergi. Label "sangat mungkin" hanya berarti AI cukup yakin; "kemungkinan, mohon verifikasi" dan "belum yakin" berarti kamu perlu memeriksanya dulu.
Where does the weather in the packing card come from?Dari mana cuaca di kartu barang bawaan berasal?▼
From a free public weather service, using your start date. If the trip starts within about two weeks it is the real forecast; otherwise it is the average weather for the same dates over the last three years, which shows the usual pattern but not that particular week. The card says which one it used. If the weather lookup is unavailable, the AI falls back on what is typical for that time of year and says so. No start date means no packing card.Dari layanan cuaca publik gratis, berdasarkan tanggal mulaimu. Jika perjalanan dimulai dalam sekitar dua minggu, itu adalah prakiraan cuaca nyata; jika lebih jauh, itu adalah rata-rata cuaca pada tanggal yang sama selama tiga tahun terakhir, yang menunjukkan pola umum tetapi bukan minggu itu secara khusus. Kartu menyebutkan mana yang dipakai. Jika data cuaca tidak tersedia, AI memakai gambaran umum untuk waktu itu dan menyebutkannya. Tanpa tanggal mulai, tidak ada kartu barang bawaan.
Can the AI really place my must-visit places on the right day?Apakah AI benar-benar bisa menaruh tempat wajibku di hari yang tepat?▼
The day and part of the day you choose are respected. If you leave the day on "Any day", the places are grouped by distance so nearby ones share a day. The AI is told to include every place, but it can occasionally miss one; if so, a note at the top of the result lists it and you can add it with Refine. It cannot check opening hours, so for a place that might be closed at the time you chose, look at the caution in its description and verify on Google Maps.Hari dan waktu yang kamu pilih akan dihormati. Jika harinya dibiarkan "Hari bebas", tempat-tempat dikelompokkan berdasarkan jarak sehingga yang berdekatan berada di hari yang sama. AI diberi tahu untuk memasukkan setiap tempat, tetapi sesekali ia bisa terlewat; jika begitu, catatan di bagian atas hasil akan menyebutkannya dan kamu bisa menambahkannya lewat Refine. AI tidak bisa memeriksa jam buka, jadi untuk tempat yang mungkin tutup pada waktu yang kamu pilih, baca peringatan di deskripsinya dan cek di Google Maps.
TroubleshootingPemecahan masalah
"Please enter a destination.""Masukkan destinasi perjalananmu."
Your first city's destination field is empty — every trip needs at least one city filled in.Kolom destinasi kota pertamamu kosong — setiap perjalanan butuh minimal satu kota yang terisi.
"Destination is too long.""Destinasi terlalu panjang."
Keep each city name under 100 characters — "Kyoto, Japan" not a full paragraph description.Jaga tiap nama kota tetap di bawah 100 karakter — "Kyoto, Jepang", bukan deskripsi sepanjang paragraf.
"Please enter the number of nights for each city.""Masukkan jumlah malam untuk setiap kota."
Every city row needs a nights value of at least 1 — check any rows you added but didn't finish filling in.Setiap baris kota butuh nilai malam minimal 1 — periksa baris mana pun yang kamu tambahkan tapi belum selesai diisi.
"Total trip length across all cities can't exceed 14 nights.""Total lama perjalanan di semua kota tidak boleh lebih dari 14 malam."
Add up the nights across every city row — the combined total must be 14 or fewer. Shorten a leg or split the trip in two.Jumlahkan malam di setiap baris kota — totalnya harus 14 atau kurang. Persingkat salah satu etape atau pecah perjalanan menjadi dua.
Rate limit / quota message after clicking BuildPesan batas/kuota setelah klik Buat itinerariku
You've used all your monthly requests for your current plan. Upgrade for more, or wait for the monthly reset — see the FAQ above for what counts against your quota.Kamu sudah menghabiskan semua permintaan bulanan di paket saat ini. Upgrade untuk mendapat lebih banyak, atau tunggu reset bulanan — lihat FAQ di atas untuk mengetahui apa saja yang mengurangi kuotamu.
"Place 1: the Google Maps link is not readable yet.""Tempat 1: link Google Maps belum terbaca."
The link in a Must-visit row could not be turned into a location. Open the place in Google Maps, tap Share, and paste that link (or the full address-bar URL). If you do not need the place, remove its row with the ✕ button.Link di baris Tempat wajib tidak bisa diubah menjadi lokasi. Buka tempat itu di Google Maps, ketuk Bagikan, lalu tempel link itu (atau URL lengkap dari address bar). Jika tempat itu tidak diperlukan, hapus barisnya dengan tombol ✕.
"Day 2 has more than 5 places.""Hari 2 memiliki lebih dari 5 tempat."
At most 5 must-visit places can be pinned to one day. Move some to another day, or set them to "Any day" so they are spread by distance.Maksimal 5 tempat wajib dapat disematkan ke satu hari. Pindahkan sebagian ke hari lain, atau ubah ke "Hari bebas" agar tersebar berdasarkan jarak.
A must-visit place is not in my itineraryTempat wajibku tidak ada di itinerary
The AI occasionally misses one. A yellow note at the top of the result lists any place it could not confirm; type something like "Add Batu Caves on the morning of Day 2" into Refine to bring it in.AI sesekali melewatkan satu tempat. Catatan kuning di bagian atas hasil menyebutkan tempat yang tidak dapat dipastikan; ketik misalnya "Tambahkan Batu Caves pada pagi Hari 2" di Refine untuk memasukkannya.
There is no "What to pack" cardTidak ada kartu "Yang perlu dibawa"
The card only appears when you entered a start date in Stage 1. Add a date and generate again, or ask Refine about clothing for your dates.Kartu hanya muncul jika kamu mengisi tanggal mulai di Tahap 1. Isi tanggalnya lalu generate lagi, atau tanyakan pakaian untuk tanggalmu lewat Refine.

Ready to build your itinerary?Siap membuat itinerarimu?

Two free trips a month, no credit card required.Dua perjalanan gratis per bulan, tanpa kartu kredit.

Open the planner →Buka perencana →