Everything the planner's fields do, real example trips to copy, and the specific do's and don'ts that keep a multi-city itinerary logical instead of a zig-zagging mess.Penjelasan lengkap tiap kolom di perencana, contoh perjalanan nyata yang bisa langsung kamu tiru, serta hal-hal yang perlu dan tidak perlu dilakukan agar itinerary multi-kota tetap logis dan tidak zig-zag ke sana kemari.
Start date, one or more cities (each with its own nights), group size, and budget level. This is the only stage that can hold multiple cities.Tanggal mulai, satu atau lebih kota (masing-masing dengan jumlah malamnya sendiri), jumlah rombongan, dan level anggaran. Ini satu-satunya tahap yang bisa menampung beberapa kota sekaligus.
Interests, pace, transport, dietary/mobility notes, daily schedule (same every day or custom per day), a starting point per city, and optional must-visit places.Minat, tempo perjalanan, transportasi, catatan pantangan makanan/kebutuhan mobilitas, jadwal harian (sama setiap hari atau kustom per hari), titik keberangkatan untuk tiap kota, dan tempat wajib dikunjungi (opsional).
A full day-by-day plan. Use Refine to tweak specific days, or export as PDF, plain text, or a WhatsApp message.Rencana lengkap hari demi hari. Gunakan fitur Refine untuk menyesuaikan hari tertentu, atau ekspor sebagai PDF, teks biasa, atau pesan WhatsApp.
DAY 1 · Thu, 22 Oct 2026), the AI gets a calendar anchor for opening hours and seasonal notes, and the itinerary ends with a 🧳 What to pack card based on the actual weather for your dates (see Tips). Without a start date, you get neither the dates nor the packing card.Tanggal perjalananmu dimulai. Sifatnya opsional, tapi sangat disarankan: setiap judul hari akan menampilkan tanggal sebenarnya (misalnya DAY 1 · Kam, 22 Okt 2026), AI mendapat patokan kalender untuk jam operasional dan catatan musiman, dan itinerary diakhiri kartu 🧳 Yang perlu dibawa berdasarkan cuaca nyata untuk tanggalmu (lihat Tips). Tanpa tanggal mulai, kamu tidak mendapat tanggal di judul hari maupun kartu bawaan.+ Add another city to turn a single-city trip into a multi-city one. The ✕ remove button appears once you have 2+ cities — removing a city never affects any other city's data.Satu baris untuk tiap kota: destinasi (maksimal 100 karakter) dan jumlah malam (1–14 per kota). Klik + Tambah kota lain untuk mengubah perjalanan satu kota menjadi multi-kota. Tombol hapus ✕ muncul begitu kamu punya 2 kota atau lebih — menghapus satu kota tidak pernah memengaruhi data kota lainnya.Typing "my hotel in Shinjuku" gives the AI a soft hint it might mis-locate. Pasting the actual Google Maps share link resolves exact GPS coordinates, and Day 1 (or that city's first day) gets anchored precisely to it.Mengetik "hotel saya di Shinjuku" hanya memberi AI petunjuk ringan yang bisa saja salah lokasi. Menempel link berbagi Google Maps yang asli menghasilkan koordinat GPS yang pasti, dan Hari 1 (atau hari pertama di kota tersebut) akan berpatokan tepat padanya.
Once Walking is selected, whatever distance you pick becomes a hard limit the AI won't exceed between stops — pick "No limit" if you're not sure rather than accidentally boxing the plan in.Setelah Jalan kaki dipilih, jarak apa pun yang kamu tentukan menjadi batas ketat yang tidak akan dilewati AI antar-tempat — pilih "Tidak terbatas" jika ragu, daripada tanpa sadar membatasi rencana terlalu ketat.
"Add a cooking class on Day 2" or "make Day 5 more relaxed" preserves every other day exactly as-is. Regenerating from scratch risks losing details you liked."Tambahkan kelas memasak di Hari 2" atau "buat Hari 5 lebih santai" mempertahankan semua hari lain persis apa adanya. Generate ulang dari awal berisiko menghilangkan detail yang sudah kamu sukai.
In a Tokyo (3N) → Kyoto (2N) trip, Kyoto's first day is "Day 4" — that's the number to use both when reading the itinerary and when typing into Refine.Dalam perjalanan Tokyo (3 malam) → Kyoto (2 malam), hari pertama di Kyoto adalah "Hari 4" — itulah angka yang dipakai baik saat membaca itinerary maupun saat mengetik di kotak Refine.
3–5 well-chosen interest tags produce a more curated, focused itinerary than selecting everything available.3–5 tag minat yang dipilih dengan cermat menghasilkan itinerary yang lebih terkurasi dan fokus dibanding memilih semua yang tersedia.
Copy, Save PDF, or share to WhatsApp capture the itinerary as it looks right now — handy to keep a version you're happy with before pushing further changes.Salin, Simpan PDF, atau bagikan ke WhatsApp untuk mengabadikan itinerary seperti tampilannya saat ini — berguna untuk menyimpan versi yang sudah kamu sukai sebelum melakukan perubahan lebih lanjut.
not just the interface — useful if you're planning in Bahasa Indonesia for a local audience.bukan cuma antarmukanya — berguna kalau kamu merencanakan perjalanan dalam Bahasa Indonesia untuk audiens lokal.
With a start date, every day heading shows its date and the itinerary ends with a 🧳 What to pack card. For a trip starting within about two weeks it uses the real weather forecast; further out it uses the typical weather for those dates (the average of the last three years) and says so. In a multi-city trip each city gets its own weather. Check the forecast again a few days before you fly.Dengan tanggal mulai, setiap judul hari menampilkan tanggalnya dan itinerary diakhiri kartu 🧳 Yang perlu dibawa. Untuk perjalanan yang dimulai dalam sekitar dua minggu, kartu memakai prakiraan cuaca nyata; untuk yang lebih jauh, kartu memakai cuaca khas pada tanggal itu (rata-rata tiga tahun terakhir) dan menyebutkannya. Pada perjalanan multi-kota, tiap kota punya cuacanya sendiri. Cek prakiraan lagi beberapa hari sebelum berangkat.
Paste the Google Maps link of each place, pick Morning, Afternoon or Evening (and a day if it matters) and the AI plans everything else around them, so a pin on the far side of town does not wreck the route. Keep to a few per day — you can pin up to 5, but each one needs time.Tempel link Google Maps tiap tempat, pilih Pagi, Siang, atau Malam (dan harinya jika penting), lalu AI menyusun sisanya di sekitar tempat itu, sehingga pin di sisi lain kota tidak merusak rute. Cukup beberapa per hari — kamu bisa menyematkan sampai 5, tetapi tiap tempat butuh waktu.
The 🍽 labels are the AI's estimate. Tap Verify on Google Maps on a meal stop to confirm the venue exists, is open and fits your restriction, and check with the venue itself if it matters (allergies especially).Label 🍽 adalah perkiraan AI. Ketuk Cek di Google Maps pada tempat makan untuk memastikan tempatnya ada, buka, dan sesuai pantanganmu, lalu tanyakan langsung ke tempatnya bila penting (terutama untuk alergi).
Two free trips a month, no credit card required.Dua perjalanan gratis per bulan, tanpa kartu kredit.
Open the planner →Buka perencana →